Cara Mudah Budidaya Kangkung Darat dengan Baik

April 14, 2016

Kangkung merupakan salah satu jenis sayuran yang popular dan digemari oleh masyarakat Indonesia. Terutama jenis kangkung darat karena kangkung darat memiliki rasa yang lebih enak dan mudah dalam proses memasaknya. Tingginya minat masyarakat untuk nengkonsumsi kangkung membuka peluang usaha berupa budidaya kangkung.

Budidaya Kangkung Darat dengan BaikBudidaya kangkung menawarkan keuntungan yang besar hingga mencapai dua kali modal yang kita keluarkan. Kangkung memiliki masa tanam yang pendek hanya sekitar 20 hari. Pendeknya usia tanam membuat peluang keuntungan menjadi semakin lebih besar karena kita dapat menanam kangkung berulang ulang dibanding dengan tanaman yang lainnya.

Kangkung juga merupakan tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Bukan hanya mudah dibudidayakan, kangkung juga tidak gampang terserang penyakit hal ini dikarenakan kangkung memiliki usia tanam yang pendek. Untuk budidaya kita mulai dari menentukan jenis kangkung yang akan di budidayakan. Dalam kesempakan kali ini kita akan membahas khusus mengenai cara budidaya kangkung darat. Setelah menentukan jenis kangkung langkah berikutnya yaitu menyiapkan lahan.

Pertama tama tanah digemburkan agar menjadi subur. Setelah itu buat bedengan dengan lebar antara 80 cm sampai 1 meter dengan tinggi bedengan 20 – 40 cm hal ini dibuat agar pada saat hujan tidak terjadi genangan air pada lahan tanam. Beri jarak antar bedengan sekitar 40 cm dengan tujuan agar mempermudah pada saat mengairi lahan atau proses penyiraman.

Untuk panjang bedengan sesuaikan dengan panjang lahan. Beri pupuk kompos di atas bedengan secara merata lalu siram dengan air supaya kompos dan tanah menyatu dengan baik. Setelah lahan jadi langkah selanjutnya diamkan lahan selama kurang lebih 1 minggu hal ini bertujuan agar kompos bekerja sehingga tanah menjadi subur. Sambal menunggu lahan siap, siapkan biji kangkung berkualitas baik agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah tanah didiamkan selama 1 minggu langkah selanjutnya yaitu membuat lubang tanam pada bedeng dengan jarak sekitar 3 cm menggunakan kayu yang dibuat runcing. Buat lubang dengan merata pada seluruh bedengan. Masukan biji kangkung pada setiap lubang sebanyak 3 butir.

Setelah biji dimasukan dalam lubang langkah selanjutnya lubang di tutup menggunakan tanah, hal ini betujuan agar biji tidak kering dan pada saat musim penghujan biji tidak bergeser atau keluar dari lubang. Setelah selesai siram menggunakan air agar tanaman lebih cepat terangsang untuk tumbuh. Setelah sekitar 4 – 5 hari tunas kangkung lelah tumbuh dan telah memiliki keberapa daun.

Agar kangkung tumbuh dengan baik kita harus rajin untuk merawatnya. Lakukan penyiraman tiap hari 2 kali pada pagi hari dan sore hari. Hal ini dilakukan kurang lebih sampai usia 2 minggu. Pada musim penghujan lakukan penyiraman pada saat lahan kering saja. Sedangkan usia kangkung diatas 2 minggu lakukan penyiraman 1 kali atau apabila diperlukan saja. Selain untuk menyegarkan tanaman fungsi penyiraman untuk membersihkan daun kangkung dari debu dan kotoran.

Sebenarnya kangkung tidak mudah terkena penyakit hal ini karena usia tanam yang pendek. Apabila tanaman terkena hama seperti belalang dan lalat daun hal yang perlu dilakukan yaitu menyemprotnya menggunakan pestisida. Penyemprotan dilakukan apabila diperlukan saja dengan menggunakan pestisida sebanyak 5 cc dicampur dengan air 14 liter.

Apabila dalam lahan terdapat gulma kita juga perlu menyianginya karena gulma dapat mengganggu pertumbuhan kangkung, selain itu juga dapat mengundang hama seperti belalang. Kangkung darat siap dipanen setelah berusia 20 – 25 hari, apabila terlalu lama dan tidak dipanen bisa berakibat batang kangkung menjadi keras. Kangkung siap panen biasanya memiliki tinggi sekitar 25 – 30 cm dan daunya sudah mulai melebar.

Kangkung darat biasanya dipanen hanya sekali saja dengan cara mencabutnya sampai akar. Setelah dicabut bersihkan akar dari sisa tanah yang menempel. Untuk menjaga kesegaran kangkung sebelum kangkung dikirim ke pasar rendam akar kangkung kedalam air. Lahal bekas tanam dapat ditanami kangkung kembali setelah didiamkan selama 1 minggu. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga hara dalam tanah. Selamat berbudidaya semoga berhasil.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Berbagai Info
AUTHOR
February 14, 2020 at 7:38 PM delete

bertanam kangkung darat ini memang termasuk bercocok tanam sayur yang sangat mudah, sy sendiri sudah melakukannya. kini tanaman sayur saya taruh di dalam polibag ukuran sedang. Alhamdulilah sekarang sudah berumur 3 hari, dan sudah mulai tumbuh.

Reply
avatar

Terima Kasih anda telah berkunjung dan berkomentar. Kritik dan Saran yang membangun untuk Blog Guyub Tani akan memberikan kembali kontribusi kepada anda. EmoticonEmoticon